NONTONMotoGP - Tim Suzuki Ecstar
mengalami kemunduran besar saat mengaspal di Sirkuit Mugello, Italia pada Minggu lalu (9/5/2022). Dua pembalapnya andalannya gagal menyentuh garis finis. Joan Mir sangat kecewa dengan kondisi tersebut.
Sejak sesi latihan bebas MotoGP Italia 2022, Joan Mir memang sudah merasakan bahwa Suzuki GSX-RR miliknya ada sedikit masalah.
Pasalnya dari empat sesi latihan bebas yang digelar, Mir selalu berada di luar sepuluh besar.
Mir juga harus memulai balapan dari posisi ke-17, dan harus berjuang keras untuk merangsek ke papan tengah saat balapan.
Keresahan yang dirasakan Joan Mir akhirnya terbukti karena dia gagal menyelesaikan balapan di Sirkuit Mugello, Italia.
Mir tersungkur dari motornya di lap kedelapan, dan ini menjadi kecelakaan keduanya secara beruntun setelah gagal finis di MotoGP Prancis 2022.
"Perasaan yang saya alami akhir pekan ini tidak normal," ujar Mir dikutip dari Speedweek.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya tidak lagi bisa mengulang kecepatan di tikungan seperti tahun lalu," tuturnya.
Dengan hasil buruk ini Mir mengaku bahwa Suzuki harus mengambil langkah besar, agar posisinya di papan klasemen sementara tidak semakin merosot.
"Kami harus mengambil langkah yang sangat besar untuk dapat melakukan apa saja."
"Sebelum saya harus berjuang untuk peringkat ini, saya lebih suka tinggal di rumah."
Mir menyebutkan ada beberapa kelemahan dari motor GSX-RR yang dikendarainya di Sirkuit Mugello.
"Masuk tikungan dan pengereman adalah masalah kami," kata Mir mengeluhkan masalah pengereman.
"Kecepatan di tikungan panjang terlalu rendah. Itu biasanya area terkuat kami."
Padahal Sirkuit Mugello merupakan salah satu sirkuit dimana Suzuki mendulang poin dalam beberapa tahun terakhir.
Misalnya musim lalu dimana Mir berhasil menempati posisi ketiga, sehingga terasa aneh motornya tahun ini tidak bisa membawanya ke barisan depan.
"Aneh bahwa motor kami tidak bekerja di trek yang cocok dengan kami di masa lalu," ucap Mir.
"Misalnya Qatar atau Mugello. Hal-hal aneh juga terjadi pada roda depan di Portimo. Ada yang tidak beres." tutup Joan Mir.

